Arsitek Citra di Luar Gelanggang: Cara Cerdas PERSINAS ASAD Taklukkan Dunia Lewat Berita

BOYOLALI – Persinas ASAD Jawa Tengah membuktikan bahwa melahirkan atlet pencak silat berprestasi dunia tidak cukup hanya dengan modal latihan fisik di atas matras. Melalui gelaran Diklat Jurnalistik Keolahragaan yang berlangsung selama dua hari (30-31 Mei 2026) di Aula Masjid Baitul Anshor, Boyolali, organisasi ini resmi meluncurkan strategi baru. Mereka membekali tim humas daerah dengan kemampuan literasi dan visual untuk menjadikan media sebagai "etalase" dan arsitek citra organisasi yang profesional di mata publik. Dalam arahannya, Ketua Provinsi Persinas ASAD Jawa Tengah, Drs. H. Sutiyono, M.Pd., menegaskan bahwa fokus utama organisasi adalah prestasi nyata, bukan sekadar kuantitas anggota. Beliau menginstruksikan pendataan ketat terhadap atlet juara Popda dan Porprov di berbagai wilayah, serta mengumumkan rencana bantuan dana sarana prasarana untuk latihan. Namun, Sutiyono mengingatkan agar fisik yang kuat wajib diseimbangkan dengan ketertiban ibadah dan mental yang responsif. Menyelaraskan visi tersebut, Sekretaris Umum PB PERSINAS ASAD, Weda Hendragiri, S.Pd., M.M., hadir sebagai narasumber dan memberikan sentilan keras agar tim media tidak "manja" atau bergantung pada AI dalam menulis. Ketergantungan pada teknologi dinilai bisa membunuh keaslian ide dan kreativitas. Weda menegaskan bahwa kemampuan menulis dan penguasaan tiga pilar jurnalistik—kebenaran, verifikasi, dan independensi—adalah fondasi mutlak yang tidak bisa digantikan oleh mesin demi menjaga legitimasi organisasi. Selain literasi, para peserta juga dibekali teknik fotografi jurnalistik lapangan yang berfokus pada kecepatan menangkap momen puncak (peak of action) pertandingan. Tim media dituntut untuk berani (kendel), komunikatif, dan mampu mendekati subjek secara emosional demi menghasilkan foto yang bercerita (storytelling). Menariknya, Weda menekankan bahwa modal utama foto berita yang memikat bukanlah kamera mahal sekelas iPhone, melainkan kepekaan jurnalis dalam menangkap momentum yang jujur, aktual, tanpa reka (HMS PERSINAS ASAD BANJARNEGARA)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Upgrade SDM! Pengprov PERSINAS ASAD Jateng Gelar DIKLAT Khusus Jurnalistik Olahraga untuk Perkuat Publikasi Organisasi

Tak Hanya Jago Silat, Kini Kader PERSINAS ASAD Siap Kuasai Dunia Digital

Semangat Menuju Sabuk Hijau, Pesilat PERSINAS ASAD Sragen Matangkan Persiapan UKT